Deretan Fitur LinkedIn: Kendali Koneksi hingga Pemanfaatan Artificial Intelligence

Deretan Fitur LinkedIn: Kendali Koneksi hingga Pemanfaatan Artificial Intelligence

Jakarta – LinkedIn merupakan platform, yang digunakan dirancang untuk membantu pengguna menemukan pekerjaan, meningkatkan kekuatan jaringan di karier. LinkedIn telah lama berubah menjadi jaringan bagi profesional dari beraneka latar belakang, pemilik bidang usaha kecil, mahasiswa, pencari kerja, maupun eksekutif perusahaan besar. 

Dikutip dari website web LinkedIn, berikut beberapa fasilitas utama untuk meningkatkan profil serta koneksi pengguna.

1. Menyembunyikan Koneksi

LinkedIn memberi kendali untuk mengatur seberapa terbuka atau tertutup daftar koneksi terhadap pengguna lain. Caranya, masuk ke halaman ‘Pengaturan dan  Privasi’. Di bawah tab ‘Visibilitas’, pilih opsi “Siapa yang dimaksud dapat mengamati koneksi Anda.” Di sini, pengguna dapat membatasi akses dengan memilih opsi ‘Hanya Anda’ agar daftar koneksi masih privat.

2. Buletin LinkedIn

Membuat komunitas dengan buletin yang memungkinkan pendatang berlangganan serta menerima notifikasi setiap kali menerbitkan konten baru. Caranya, klik ikon ‘Beranda’, sesudah itu pilih ikon ‘Tambah’ dalam samping opsi ‘Acara’, lalu ikuti langkah-langkah untuk menimbulkan acara.

3. Ekspor Koneksi

Fitur LinkedIn ini memungkinkan pengguna dengan sederhana mengekspor daftar koneksi ke sistem CMS lain. Penggunawan bisa saja mengunduh kontak di bentuk spreadsheet yang mencakup informasi seperti nama kontak, perusahaan pada waktu ini, serta alamat email.

4. Grup LinkedIn

Bergabung dengan grup di dalam LinkedIn cara yang dimaksud efektif untuk memperluas jaringan juga memperkenalkan keahlian. Dengan bergerak berpartisipasi pada diskusi grup, pengguna mampu memulai pembangunan hubungan profesional dan juga memperkenalkan diri terhadap komunitas yang dimaksud lebih tinggi luas. Untuk memulai, ke bagian ‘Kerja’ lalu pilih opsi ‘Kelompok’.

5. LinkedIn Learning

LinkedIn Learning wadah pembelajaran online yang memungkinkan pengguna untuk menemukan lalu meningkatkan keterampilan pada bidang bisnis, teknologi, serta kreativitas melalui video kursus yang mana dipandu oleh para ahli ke bidangnya.

6. Providing Services

Untuk meningkatkan eksposur bisnis, pengguna dapat menambahkan layanan yang dimaksud ditawarkan ke profil LinkedIn. Fitur ini sangat berguna bagi pekerja lepas atau pemilik perusahaan baru yang digunakan ingin memikat klien. Untuk mengaktifkannya, masuk laman profil, klik opsi ‘Buka’ untuk’, berikutnya pilih ‘Menyediakan Layanan’. Setelah itu, isi formulir dengan informasi mengenai layanan yang dimaksud ditawarkan.

7. Lihat Profil pada Mode Pribadi

Jika ingin mengintip profil LinkedIn calon klien atau bahkan pesaing tanpa mereka menyadarinya, fasilitas ini bisa saja berubah menjadi pilihan pengguna.Caranya ke pengaturan dan juga privasi, sesudah itu pilih opsi visibilitas. Dari sana, pilih pengaturan tampilan profil kemudian aktifkan ‘Mode Pribadi’ untuk menjelajahi profil pemukim lain secara anonim.

8. Fitur Kecerdasan Buatan LinkedIn

LinkedIn ini mengumumkan penambahan ciri baru yang dimaksud didukung oleh kecerdasan buatan atau AI. Fitur ini dirancang untuk membantu perekrut menemukan kandidat yang mana tepat dengan mengajukan pertanyaan pada bahasa alami.

LinkedIn memanfaatkan teknologi dari OpenAI, perusahaan yang tersebut merancang ChatGPT. Perekrut dapat mengajukan pertanyaan secara natural, kemudian Artificial Intelligence akan mampu mengajukan pertanyaan lanjutan. Fitur Artificial Intelligence ke LinkedIn akan menerjemahkan pertanyaan, seperti “Saya ingin jasa pengembang perangkat lunak dengan pengalaman 10 tahun di dalam Minneapolis,” berubah menjadi format yang dimaksud dapat dipahami oleh database LinkedIn. Teknologi AI dapat melakukan penyaringan lebih banyak lanjut untuk menjamin pencarian lebih tinggi sesuai dengan pilihan yang ada.

MOHAMMAD HATTA MUARABAGJA | RAFI AZHARI | LINKEDIN

Artikel ini disadur dari Deretan Fitur LinkedIn: Kendali Koneksi hingga Penggunaan AI

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *