Mutu Lingkungan Ibukota Indonesia Waktu Pagi Ini: Pasar Akhir Pekan Tidak Sehat, Pulau Panggang Paling Baik

Mutu Lingkungan Ibukota Negara Indonesia Waktu Awal Hari Ini: Pasar Akhir Pekan Tidak Sehat, Pulau Panggang Paling Baik

Jakarta – Standard udara Ibukota tercatat tak sehat pada pukul 09.00 Waktu Indonesia Barat di wilayah Jalan Pasar Minggu, Ibukota Setalan. Ukuran Standar Pencemar Lingkungan (ISPU) mencatatkan skor yang disebutkan dengan parameter particulate matter (PM2.5). “Lokasi di dalam DKJ19 Jalan Pasar Akhir Pekan tercatat skor ISPU 105,” dikutipkan dari web udara.jakarta.go.id, Senin, 14 Oktober 2024.

Selain Pasar Minggu, kualitas udara tidaklah segar tercatat di Taman Delonix (skor 104) dan juga GOR Ciracas (skor 101) Ibukota Timur. Wilayah lain yang mana skornya mendekati namun masih kategori baik adalah di Jalan Fatmawati (skor 100), Ragunan (skor 97), Jalan D. I. Panjaitan (skor 96), kemudian Kantor Wali Pusat Kota Ibukota Indonesia Barat (skor 93).

Situs udara.jakarta.go.id merekomendasikan setiap penduduk mengempiskan aktivitas fisik yang terlalu lama di dalam luar ruangan juga dianjurkan menggunakan masker ke wilayah Pasar Minggu. “Kelompok sensitif boleh melakukan aktivitas di luar, tetapi mengambil rehat tambahan banyak dan juga melakukan aktivitas ringan juga mengakibatkan obat pribadi selama aktivitas. Diwajibkan menggunakan masker,” tulis pada website tersebut.

Saat ini wilayah yang dimaksud kualitas udaranya paling baik ke DKI Jakarta adalah Pulau Panggang, Kepulauan Seribu, dengan skor 46. Untuk rekomendasi aktivitas, setiap pendatang sangat baik melakukan aktivitas ke luar ruangan.

Poin ISPU mencatatkan data berubah-ubah kategori kualitas udara Jakarta, yaitu skor 0-50 kategori baik, skor 51-100 kategori sedang, skor 101-199 kategori tidaklah sehat, skor 200-299 kategori sangat tiada sehat, kemudian skor 300-500 kategori berbahaya.

Situs Organisasi Pemantau Kualitas Udara pada iqair.com memaparkan hasil yang digunakan berbeda. Angka Tingkat Atmosfer (AQI) mencatatkan data skor 159 polutan PM2.5 di wilayah Jakarta, yang berarti tingkat polusi udara tidak ada sehat. Rekomendasi yang dimaksud disampaikan adalah mencegah aktivitas dalam luar ruangan, menyembunyikan jendela untuk menjauhi udara luar yang tersebut kotor, menggunakan masker di dalam luar, kemudian menyalakan penyaring udara. “PM2.5 ke DKI Jakarta tercatat 67 mikrogram per meter kubik,” dikutipkan dari web iqair.com, pada hari ini.

Artikel ini disadur dari Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini: Pasar Minggu Tidak Sehat, Pulau Panggang Paling Baik

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *