Kemenkop UKM memfasilitasi 642 wirausaha dapatkan pembiayaan

Kemenkop UKM memfasilitasi 642 wirausaha dapatkan pembiayaan

Ibukota Indonesia – Kementerian Koperasi lalu Usaha Kecil lalu Menengah (Kemenkop UKM) menyatakan bahwa sejak 2021 hingga 2024, kementerian sudah pernah memfasilitasi 642 wirausaha dan juga startup untuk mendapatkan pembiayaan dengan jumlah keseluruhan pencairannya sebesar Rp195,1 miliar.

Deputi Area Kewirausahaan Kemenkop UKM Siti Azizah, pada konferensi pers di dalam Jakarta, Senin, menyatakan bahwa pembiayaan yang dimaksud diperoleh dari sumber-sumber non-perbankan seperti modal ventura, angel investor, lalu security crowdfunding.

“Ini adalah upaya kami untuk menciptakan wirausaha by design, tidak wirausaha by accident,” kata dia.

Siti menambahkan bahwa Kemenkop UKM sudah menjalin kerja serupa dengan kurang lebih banyak 50 modal ventura, angle investor, maupun security crowdfunding untuk memberikan akses pembiayaan alternatif bagi wirausaha dan juga startup, selain dari perbankan.

Kemitraan dengan lembaga non-perbankan itu disebutnya sudah pernah berhasil membantu wirausaha yang dimaksud selama ini menghadapi tantangan di mengakses permodalan, teristimewa terkait persyaratan kolateral dari perbankan.

“Mereka (pemodal ventura) tiada menerapkan bunga, tetapi sifatnya akan bagi hasil,” ujarnya.

“Dan merek (pemodal ventura) akan melakukan pendampingan ke awal selama 2-3 tahun. Kalau perusahaan yang disebutkan sudah ada sehat, merekan akan keluar,” katanya lagi.

Selain membantu akses pembiayaan, Siti mengatakan bahwa Kemenkop UKM juga sudah memfasilitasi 555 startup untuk mengikuti tahapan inkubasi seperti bootcamp, coaching clinic, lalu business matching, guna meningkatkan kapasitas usahanya.

Selain itu, 8.300 wirausaha telah dilakukan menerima fasilitasi pengembangan kapasitas bidang usaha melalui konsultasi perusahaan serta pendampingan terstruktur yang digunakan sesuai dengan keinginan partisipan melalui kegiatan Entrepreneur Development (Entredev).

Kemenkop UKM mencatatkan jumlah agregat wirausaha di Indonesi meningkat dari 3,21 persen pada 2019 bermetamorfosis menjadi 3,35 persen pada akhir Pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Siti mengutarakan untuk menjadi negara maju, jumlah keseluruhan wirausaha harus ditingkatkan minimal bermetamorfosis menjadi 4 persen.

Artikel ini disadur dari Kemenkop UKM memfasilitasi 642 wirausaha dapatkan pembiayaan

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *