Menhub sebut progres revitalisasi Stasiun Klaten capai 80,52 persen

Menhub sebut progres revitalisasi Stasiun Klaten capai 80,52 persen

Ibukota – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyatakan bahwa progres revitalisasi Stasiun Klaten di dalam Jawa Tengah telah dilakukan mencapai 80,52 persen, sebagai upaya peningkatan prasarana transportasi masyarakat untuk kenyamanan penumpang.
 

"Per 10 Oktober 2024, progres pengerjaan beautifikasi Stasiun Klaten mencapai 80,52," kata Menhub di penjelasan di dalam Jakarta, Senin.

Revitalisasi yang dimaksud dikerjakan oleh Kementerian Perhubungan meliputi beragam aspek penting, seperti hall utama, sarana umum, mushala, toilet, lalu hall ticketing.

Selain itu, selasar serta peron, ruang tunggu luar, ruang kantor, bangunan ekspedisi, kantong parkir, landscape, kemudian area parkir, dan juga bekas rumah dinas.

Menhub menjelaskan bahwa Stasiun Klaten merupakan bagian dari jalur kereta api pertama pada Indonesia, yang diresmikan pada 9 Juli 1871.

Dia mengumumkan bahwa stasiun itu juga merupakan stasiun pertama yang digunakan dibangun dalam antara jalur Solo-Jogja, sehingga memiliki nilai sejarah yang dimaksud penting.

"Stasiun Klaten merupakan bagian dari jalur kereta api pertama di Indonesia yang digunakan diresmikan pada 9 Juli 1871 serta stasiun pertama yang tersebut dibangun ke antara Solo-Jogja," ujarnya.

Budi menekankan bahwa revitalisasi Stasiun Klaten dijalankan untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan. Hal ini penting mengingat Stasiun Klaten berubah menjadi salah satu titik aglomerasi transportasi dari Solo hingga Purworejo.

"Beautifikasi Stasiun Klaten untuk kenyamanan pelanggan. Sebab, Stasiun Klaten bermetamorfosis menjadi salah satu titik aglomerasi dari Solo hingga Purworejo," tutur Menhub.

Ia juga menjelaskan rencana ke depan untuk memisahkan jalur naik-turun penumpang kereta jarak sangat juga lokal.

"Kami merencanakan merancang stasiun pada seberang terminal. Stasiun yang sekarang akan digunakan untuk perjalanan jarak jauh, sedangkan yang dalam sebelah selatan akan digunakan untuk perjalanan lokal, yang tersebut sehari sanggup mencapai 24 perjalanan," jelasnya.

Selain revitalisasi Stasiun Klaten, Menhub juga menyinggung rencana pengoperasian Kereta Bandara Adi Soemarmo untuk rute Madiun ke Bandara Adi Soemarmo.

"Kereta yang tersebut tadinya dari Solo menuju Klaten akan dialihkan ke rute bandara menuju Madiun, sebab populasi Madiun lebih besar banyak," tambahnya.

Artikel ini disadur dari Menhub sebut progres revitalisasi Stasiun Klaten capai 80,52 persen

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *